Kabarterkini.biz – Kabar Terkini, Jakarta – Polda Metro Jaya sudah menyiapkan sekitar 8.000 personel, guna untuk mengamankan demonstrasi gabungan organisasi masyarakat Islam pada tanggal 4 November 2016. Demo itu mengenai pidato Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang diduga telah melecehkan agama Islam.
“Sekaran ada 8.000, akan dikerahkan di lapangan nanti,”ucap Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan.
“Kita akan maksimal kemungkinan massa akan lebih besar. Insya Allah akan berjalan dengan lancar. Yang jelas bagi masyarakat yang bakal demo saya memberitahu sama-sama kita menjaga Ibu Kota yang kita cintai. Karena ini barometer nasional. Kalau sampai ada apa-apa Jakarta akan jadi acuan bagi kota-kota lainnya.”
“Kedua boleh aja menyampaikan pendapat tapi tidak boleh anarkis. Ada sekelompok massa yang melakukan anarkis bagi pengunjuk rasa jangan terpengaruh,”tegasnya.
Ucap Iriawan, para pendemo bakal menuju Istana Presiden, Jakarta Pusat. Tetapi tidak menutup kemungkinan bakal menuju ke Balai Kota dari Bareskrim.
“Tapi berakhir yang saya tahu dari Istiqlal langsung ke Istana Presiden, long march,”ucapnya.
Seperti yang diketahui, Iriawan bersama Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) pimpinan Habib Rizieq di Mega Mendung Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/10). Dalam kunjungannya, Iriawan bersama Teddy meminta untuk menjaga keamanan.
“Saya akan meminta yang bersangkutan untuk memimpin seperti yang kemarin. Agar masyarakat tenang. Habib menjamin untuk unjuk rasa akan tertib aman dan terkendali,”tutupnya.
